Islam sangat mementingkan pendidikan dan ilmu pengetahuan, bahkan ia mendorong pemeluknya supaya mencari ilmu pengatahuan kapan dan di mana pun. Ia juga menempatkan pakar ilmu pengetahuan pada peringkat yang tinggi (al-Baqarah/2:31-32; Fâthir/35:28; al-Zumar/39:9; al-Mujâdalah/58:11 dan al-‘Alaq/96: 1-5). Liputan6.com, Jakarta - Pidato tentang agama merupakan sarana penting dalam menyampaikan pesan keagamaan kepada orang banyak. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinisikan pidato sebagai pengungkapan pikiran dalam bentuk kata-kata yang ditujukan kepada orang banyak. Pidato keagamaan atau ceramah memiliki tujuan mulia. Pada kesempatan yang berbahagia ini, izinkan saya menyampaikan pidato tentang momen yang penuh berkah ini, kelahiran sang Rasul, Nabi Muhammad saw. Saudara-saudaraku yang dirahmati Allah, Rasulullah saw dilahirkan di Mekah pada tanggal 12 Rabiul Awal dalam tahun yang dikenal dengan tahun Gajah atau Amul Fiil, tepatnya pada tahun 570 Masehi. Pendidikan Islam sangat penting bagi umat Muslim untuk memahami dan mengaplikasikan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pendidikan Islam, umat Muslim mempelajari tentang Al-Quran, Hadits, akidah, fiqih, sejarah dan budaya Islam, serta bahasa Arab. Namun, pendidikan Islam menghadapi banyak tantangan, seperti kurangnya guru pendidikan Islam, tidak adanya standar pendidikan Islam yang Sunnah merupakan sumber ajaran kedua setelah al-Qur’an, Sunnah juga berisi tentang akidah, syari’ah, dan berisi tentang pedoman untuk kemaslahatan hidup manusia seutuhnya (Daradjat, 2006:20-21). Tujuan Pendidikan Islam Tujuan pendidikan Islam adalah menciptakan pemimpin-pemimpin yang selalu amar ma’ruf nahi munkar (Toha, 1996:102). Islam Agama Damai dan Kasih Sayang adalah tabligh akbar yang disampaikan oleh Syaikh Prof. Dr. Ibrahim bin ‘Amir Ar-Ruhaili dan diterjemahkan oleh Ustadz Anas Burhanuddin, M.A. pada Ahad, 22 Rabbi’ul Tsani 1440 H / 30 Desember 2018 M. Disiarkan secara langsung dari Masjid Raya Darul Amal, Alun-Alun Lapangan Pancasila Jl. Tentara Pelajar No Pidato keagamaan atau ceramah memiliki tujuan mulia. Umumnya seseorang yang pidato tentang agama, ditujukan untuk dakwah, mencegah perbuatan buruk, dan mengajak pada jalan kebaikan. Pada proses pembuatan teks pidato seperti pidato tentang keagamaan, penting untuk memahami aspek kebahasaan dalam teks pidato. Menurut Modul Bahasa Indonesia Paket Naskah Pidato Pengukuhan Guru Besar, berjudul "Mendesain Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Berwawasan Moderasi Beragama untuk Membentuk Peserta Didik yang Toleran dan Multikultural Sebelum penympaian pidato akan saya lakukan, saya sangat mengharapkan sekali kepada kita semua yang ada dan yang hadir disaat ini untuk tidak pernah lupa bersyukur kepada Allah SWT, karena hingga saat ini Dia masih memberikan rahmatnya yang berlimpah – limpah kepada kita yaitu berupa nikmat kesehatan rohani maupun jasmani, nikmat iman, dan juga nikmat kesempatan sehingga sampai saat ini kita Tema pidato tentang kerukunan dan kedamaian bisa diangkat dalam bidang pendidikan. Nantinya, pidato tersebut dapat disampaikan pada acara-acara resmi dan formal. Misalnya saja saat memberikan nasihat pada upacara setiap hari Senin. Bisa juga pidato disampaikan saat momen penting seperti pidato hari pendidikan nasional dan acara lain yang JriVt.